KEGIATAN EKONOMI PENDUDUK DI DATARAN TINGGI DIENG


 

Kompetensi Dasar:         

1.1 Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan   dampaknya terhadap kehidupan

5.1 Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Hindu-Buddha, serta peninggalan-peningalannya

6.2 Mendeskripsikan kegiatan pokok ekonomi yang meliputi kegiatan produksi, distribusi barang/jasa, konsumsi

Tujuan Pembelajaran:

Setelah selesai kegiatan pembelajaran, diharapkan siswa dapat mendeskripsikan kegiatan ekonomi penduduk terkait dengan kondisi geografis dan peninggalan sejarah dari masa Hindu-Buddha di Dataran tinggi Dieng

 A.                Pendahuluan

Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, merupakan salah satu negara yang kaya akan kenampakan bentang alam. Dataran rendah, dataran tinggi, gunung, pegunungan, bukit, perbukitan, dan gunung api banyak terdapat di kepulauan Indonesia.

Sebagai sebuah wilayah yang berada pada jalur sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik, Indonesia selain menjadi wilayah yang subur, juga menjadi wilayah yang akrab dengan bencana, seperti gunung meletus dan gempa bumi

Bentuk bumi yang beragam tersebut sudah beribu-ribu tahun lamanya ditempati oleh manusia, dengan ciri dan karakteristik yang berbeda di masing-masing bentang alam.

Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu wilayah yang secara geografis merupakan wilayah yang terdiri dari kumpulan gunung api yang sudah tidak aktif lagi.

Letak Geografis

Dieng berada 26 Km kearah utara dari pusat kota Wonosobo. Dieng merupakan daerah dataran tinggi, dengan ketinggian rata – rata ±2095 meter diatas permukaan laut. Jika di amati dari Topografi, letak Dieng dikelilingi oleh beberapa buah gunung yaitu Gunung Perahu, Pakuwojo, Sindoro, Sumbing dan beberapa buah pegunungan kecil lainya.

Letak Astronomis

Dieng terletak 4°37’ – 5°15’  Lintang Selatan, 106°32’ – 106°52’ Bujur Timur Letak Astronomi (menurut ilmu Falak) Dieng terletak 7,20° Lintang Selatan dan 109,92° Bujur Timur.

Kondisi Geologis

Dataran tinggi dieng atau yang sering dikenal dengan sebutan Dieng Plateau terbentuk oleh kawah gunung berapi yang telah mati / tidak aktif. Sampai dengan sekarang aktivitas vulkanik dapat temukan, Seperti terdapat kawah sebagai keluarnya gas dan uap air.  Aktivitas vulkanik di Dataran tinggi dieng mengeluarkan zat karbon dioksida, kadang kadang mengakibatkan bencana bagi masyarakat setempat. Seperti Kawah Sikendang, Continue reading