Monyet, Berang-Berang, Kambing dan Kelinci


Alkisah di suatu hutan, para satwa disana selalu hidup damai bahagia. Konon kebahagiaan di Hutan tersebut disebabkan para satwa disana selalu memberi dan tolong menolong satu sama lain. Tidak ada satupun makhluk disana yang egois dimana hanya memikirkan diri sendiri. Kabar tentang para Satwa di Hutan yang Bahagia ini pun sampai ke telinga para Dewa di Kerajaan Langit.

montey

Akhirnya salah seorang Dewa memutuskan turun untuk menguji para makhluk di hutan tersebut. Maka menyamarlah sang Dewa menjadi musafir dan masuk ke dalam hutan . Disana ia bertemu dengan 4 orang satwa yaitu Monyet , Kambing, Berang Berang dan Kelinci dan memohon diberikan makanan oleh mereka. Kedatangan seorang manusia untuk pertama kalinya di hutan tersebut, membuat para satwa berbondong bondong memberi hadiah kepada sang musafir yang kelaparan.

berang-berang raksasa

Si Monyet datang memberi hadiah setandan pisang. Berang Berang datang membawa ikan. Kambing datang membawa susu. Ketika Kelinci datang, ia hanya membawa kayu bakar. “Aku tak bisa memberimu apa apa, tapi bakar saja kayu ini” , kata si Kelinci. Namun begitu api dibakar, tidak disangka sangka di Kelinci menjatuhkan dirinya ke dalam kobaran api.

KelinciTernyata si Kelinci mempersembahkan daging tubuhnya untuk sang musafir. Atas aksi pengorbanan si Kelinci ini, maka sang Dewa mengangkat si Kelinci naik ke atas bulan berdekatan dengan Kerajaan Langit tempat para Dewa Dewi. Karena itulah kita bisa melihat ada sosok siluet Kelinci saat bulan pernama.

”Moral of the Story’ dari kisah dongeng ini: Dalam hidup ini, kita harus senantiasa memberi dan menolong sebanyak mungkin orang. Supaya bahagia, seringlah memberi dan membantu orang lain. Kebahagiaan sejati didapat dari membahagiakan orang lain. Karena itu manusia yang hidupnya tidak bahagia dan sering stress, kemungkinan karena dirinya lebih memikirkan dan berfokus kepada diri sendiri. Ia memusatkan dunia pada dirinya.

GANDAMANA  


Gandamana_gam,bar besarJPG

Raden Gandamana                                  

Gandamana Sang Putera Mahkota.

Prabu Gandabayu Raja Negeara Pancala atau Cempalaradya, dan Permaisuri Gandarini diliputi kecemasan, karena Puteri sulung Sri Baginda, yang sudah menginjak dewasa belum juga ada yang melamarnya.

Prabu Gandabayu memiliki dua orang putera, yang sulung seorang puteri, bernama Dewi Gandawati, dan bungsunya, adalah seorang putera bernma Pangeran Gandamana. Seorang satria yang sakti dan mandraguna, badan kokoh, tegap dan sigap. Menghadapi musuh dapat diandalkan. Sri Baginda Gandabayu, akhirnya memerintahkan kepada para punggawa kerajaan, akan digelarnya sayembara melawan Pangeran Gandamana, untuk memperebutkan Dewi Gandawati.  Sayembara telah di umumkan  Banyak para kesatria dan para raja mengikuti sayembara, namun semua terkalahkan oleh Gandamana. Sampai pada akhirnya datang seseorang dari negeri Atas Angin, Raden Sucitra. Raden Sucitra adalah sahabat Bambang Kumbayana. Sucitra seorang biasa, bukan. seorang pangeran, dan bukan keturunan raja, Kehadiran Sucitra pun diterima oleh Gandamana. Kemudian keduanya beradu kekuatan. Sucitra dapat mengimbangi kekuatan Gndamana. Akhirnya Sucitra dapat mengalahkan Gandamana., dan bisa memenangkan sayembara itu. Gandamana sangat kecewa. Namun kekecewaannya sedikit terobati dengan munculnya Prabu Pandu Dewanata. Yang menghadiri Sayembara tersebut, dengan menyatakan bahwa Sucitra adalah Sahabat Prabu Pandu. Prabu Pandu menawarkan kedudukan sebagai patih di Astinapura. Diharapkan agar tawaran itu dapat itu pertimbangkannya baik baik.

Sementara itu Prabu Gandabayu telah menunjuk Gandamana senagai penggantinya, andaikata ia lengser keprabon.Namun Gandamana menolak, dan Gandamana akan merelakan kepada Sucitra untuk menggantikan Ramanda Prabu Gandabayu, apabila sudah lengser keprabon. Sebelum lengser keprabon, Prabu Gandabayu, mengangkat menantunya yang bernama, Sucitra menjadi Raja di Pancala, dengan gelar Prabu Drupada.Sedangkan Pangeran Gandamana mengikuti Prabu Pandu, menjadi pepatih di Astinapura. Patih Gandamana merasa di muliakan oleh Prabu Pandu.

Prabu Pandu pulang dari mengikuti Sayembara Kunti. Pandu berhsil memenangkan
Continue reading

Model-Model Pembelajaran


Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Bruce Joyce dan Marsha Weil (dalam Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran, yaitu: (1) model interaksi sosial; (2) model pengolahan informasi; (3) model personal-humanistik; dan (4) model modifikasi tingkah laku.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses, model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning).

Untuk menentukan model pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat mempertimbangkan hal-hal sebagai
Continue reading

Tanya Jawab Seputar Corona Virus (COVID-19)


Apa itu coronavirus?
Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.

Apa itu COVID-19?
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019.

Apa saja gejala COVID-19?
Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare, Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tetap merasa sehat. Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 6 orang yang terjangkit COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas. Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes, punya kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius. Mereka yang mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas sebaiknya mencari
Continue reading

Perubahan Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan


Latar Belakang Muncul dan Berkembangnya Pergerakan Nasional Indonesia


Tahun 1908 adalah titik permulaan bangkitnya kesadaran nasional. Pada tahun itu lahirlah organisasi pergerakan nasional yang pertama, yang kemudian disusul oleh organisasi-organisasi lainnya. Dengan demikian perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan itu telah memasuki tahap baru, yang lain sifatnya dengan perjuangan masa sebelumnya.
Mengenal sifat-sifat perjuangan setelah tahun 1908 itu adalah:

  • Bersifat nasional, artinya telah terjadi kerja sama antar daerah di Indonesia.
  • Menggunakan organisasi yang teratur.
  • Tidak tergantung pada satu pimpinan. Artinya, jika pimpinan ditangkap dapat digantikan oleh yang lain.

Pergerakan nasional di Indonesia lahir karena adanya beberapa sebab, yaitu sebab-sebab dari dalam negeri dan luar negeri.
Sebab-sebab dari dalam negeri,
Continue reading

Modul Peta, Atlas, dan Globe


 PENDAHULUAN

Permukaan bumi dengan segala isinya merupakan planet yang terlalu luas untuk dapat dijelajahi. Manusia beserta mahluk hidup lainnya, sungai, laut, daratan, gunung, lembah, kota, negara, adalah berbagai fenomena alam dan budaya yang tersebar di permukaan bumi. Semua hasil ciptaan-Nya tersebut adalah semata-mata untuk manusia, sehingga manusia penting untuk mengetahui, memanfaatkan dan memeliharanya. Walau demikian, kita memiliki keterbatasan untuk dapat mengetahui semua informasi yang tersebar di berbagai belahan bumi ini. Kita hanya dapat mengenal keadaan dan rupa dari permukaan bumi sejauh batas pandangannya mengijinkan. Karena itu, agar pola dari seluruh atau sebagian permukaaan bumi dapat ditangkap dalam sekali pandangan maka dibuatlah bumi yang digambarkan dalam bentuk peta, atlas, dan globe.

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan wujud lain dari peta, seperti atlas dan globe. Baik atlas maupun globe memiliki fungsi yang sama dengan peta yaitu untuk menginformasikan bumi, hanya disuguhkan dalam bentuk yang berbeda dengan peta.

Modul ini terdiri dari tiga buah kegiatan belajar,
Continue reading

SEKAR MIJIL


01

Ya Prabu Ciyungwanara mangsuli, boten wonten roro, ya tetelu aturku sajatine, gih punapa karsa putra aji, kawula dhuluri, sok dadiya arju.

02

Sampun nelangsa ing salasa tunggil, punika kang dados, panedha kula ing sadayane, para putra sing ngatas angin, pan rama ing uni, dhateng saenipun.

03

Kula tempuhaken lawan nalisip, bilih putra mangko, nuntenweleh geni boten moset, karanane punika kang geni, dede geni pranti, sampun kadhalangsu.

04

Heran kula ika geni, tan wonten sosolot, manther angger tan ana surude, kula dhugi wonten nyurupi, adhining asakti, kaduk mahinggurut.

Continue reading

SEKAR PANGKUR


PANGKUR

01

Dupi sang nata miyarsa, geger gumuruh kang anan Jawi, sang prabu Lutungkasarung, sigra amiyos enggal, angliga dhuhung Linggaiyang den suduk, sapisan madhuwa raga, dadi roro den pindhoni.

02

Sinuduk pan dadi papat, pining telu dadi wolu sayakti, pining pat panyudukipun, dadi bocah nembelas, pa wus dadi akeh enggal ngarubut, sang prabu ngebyuki padha, tan bias polah kawingkis.

03

Rinejeng tanpa wisesa, lininggihaken ing rante wesi, Lutungkasarung wus lungguh, ing rante tanpa sesa, aneng bale rinengku ya pinikul, dening lare kanembelas, den babayang den suraki.

04

Continue reading

MEMBELI WAKTU


Pada suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja pukul  21.00 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu  sangat melelahkan baginya. Sesampainya di rumah ia mendapati anaknya yang berusia 8 tahun yang duduk di kelas 2 SD sudah menunggunya di depan pintu rumah.  Sepertinya ia sudah menunggu lama.

“Kok belum tidur?” sapa sang Ayah pada anaknya.
Biasanya si anak sudah lelap ketika ia pulang kerja,  dan baru bangun ketika ia akan bersiap berangkat ke kantor di pagi hari.
“Aku menunggu Papa pulang, karena aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”, kata sang anak.
“Lho, tumben, kok nanya gaji Papa segala? Kamu mau minta  uang lagi ya?”, jawab sang ayah.
“Ah, nggak pa, aku sekedar..pengin tahu aja…” kata anaknya.
“Oke, kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar Continue reading