Devaluasi Mata Uang


Devaluasi mata uang adalah suatu tindakan penyesuaian nilai tukar mata uang terhadap mata uang asing lainnya yang dilakukan oleh Bank Sentral atau Otoritas Moneter yang mengadopsi sistem nilai tukar tetap. Devaluasi tersebut biasanya dilakukan apabila rezim yang mengadopsi sistem nilai tukar tetap tersebut menilai bahwa harga mata uangnya dinilai terlalu tinggi dibandingkan nilai mata uang negara lain dimana nilai mata uang tersebut tidak didukung oleh kekuatan ekonomi negera yang bersangkutan. Mata uang suatu negara dikatakan mengalami kelebihan nilai dapat dilihat dari perbedaan inflasi kedua negara. Negara yang inflasinya tinggi seharusnya akan segera mengalami penurunan nilai namun dalam sistem nilai tukar tetap proses penyesuaian tersebut tidak berlaku secara otomatis karena penyesuaian nilai tukar tersebut harus melalui penetapan pemerintah. Tanda-tanda suatu mata uang yang mengalami kenaikan nilai antara lain ekspor yang terus menurun dan industri manufaktur mulai mengalami penurunan Continue reading

Permintaan dan Penawaran


Koefisien Elastisitas Permintaan    

Kurva Permintaan

Kurva Permintaan

Elastisitas (pemuluran) adalah kepekaan terhadap penambahan atau pengurangan barang atau jasa yang diminta atau ditawarkan sebagai akibat adanya kenaikan atau penurunan harga barang tersebut. Besar kecilnya pengaruh tersebut diukur dengan koefisien elastisitas. Nilai elastisitas akan positif jika kedua variabel bergerak searah, dan sebaliknya nilai elastisitas akan negatif jika kedua variabel bergerak berlawanan arah. Nilai elastisitas hanya dilihat nilai mutlaknya sehingga meskipun hasilnya secara matematik negatif tetapi yang dilihat harga positifnya (harga mutlaknya). Yang bergerak sampai tak terhingga, dan hasilnya diinterpretasikan sebagai berikut :

a.     Jika nilai mutlak koefisien elastisitas hasilnya < 1disebut Continue reading